anggastudio

Angga's little studio

 

About

Saya lulus dari jurusan Biologi UI di tahun 2014, bercita-citakan menjadi seorang Game Developer. Bertemu dengan seorang web developer, ga bisa ngajarin saya bikin game, tapi bisa ngajarin saya Javascript, ini modal saya. Banyak tutorial saya lahap dan saya menemukan bahwa youtube adalah yang paling pas untuk saya.


Tahun 2016 saya membeli sebuah game engine diskonan, dengan harga awal $1800, dan kemudian saya beli di harga hanya $15 lewat platform Humble Bundle. Lahirlah anggastudio, Sebuah studio tempat saya berkarya, tapi tidak punya studio secara fisik. 3 bulan kemudian di tahun yang sama, game pertama saya publish di playstore. Akhir 2016 diajak bergabung ke perusahaan software consultant multinasional, dan untuk pertama kalinya belajar Java. Selepas dari kantor, saya lanjutkan belajar Java sendiri di rumah. Saya mulai membuat ruangan khusus untuk saya belajar, bekerja, dan bekarya. Pertama kalinya anggastudio punya studio fisik.


Saya belajar dengan pendekatan berkarya. Saya lompati semua persoalan clean code dan arsitektur, yang penting karyanya jadi. Tahun 2017 saya masuk ke team pengembangan Android. Tidak perlu waktu lama untuk menguasai ini. Dengan belajar Android, produktifitas saya naik berkali kali lipat. Di sinilah saya mulai mencintai Framework. Banyak karya yang saya buat hanya untuk menaikkan jam terbang dalam industri ini. Biar ga kalah sama rekan kerja yang kuliah IT. Ditambah lagi kelancangan saya yang suka gangguin senior buat code review, penulisan kode saya bertambah kualitasnya. Saya mulai membuat boilerplate dan library sendiri untuk menambah kecepatan saya dalam bekerja dan berkarya. 


Awal Tahun 2018 ikut event Global Game Jam di Jakarta. Di saat team lain banyak menggunakan Unity dan Construct2 sebagai Game Engine, saya hanya menggunakan LIbGDX, library java untuk membuat game. Tanpa drag and drop, tanpa asset manajemen, tanpa scene manajemen dengan GUI yang ciamik, full ngoding. Game nya tetep bisa jadi dalam 2 hari. Saya bertemu orang orang hebat di event ini, dan menyadari sesuatu yang penting karena berkaitan dengan cita cita saya. Saat ini, dan di level saya sekarang ini, akan sangat sulit untuk saya terjun langsung ke industri Game. Saya putuskan untuk tetap di Android.

 

My Experience

Android Developer Specialist

Desember 2019 - Sekarang

Sangat menyenangkan apabila mempunyai role yang sangat khusus dan terfokus.

Software Engineer

November 2016 - November 2019

Karir saya sebagai programmer dimulai di sini

 

"I am not genius, just a hardworking guy"

 
 
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube

©2020 anggastudio